"Tenaga medis merupakan prioritas utama kami," kata Mirza lewat unggahannya di Twitter.
Sementara itu, kepala departemen penanggulangan bencana nasional Pakistan, Letnan Jenderal Muhammad Afzal) mengatakan pihaknya telah membeli 12.500 alat pelindung diri. Juru bicaranya, Saqib Mumtaz mengatakan perlengkapan itu telah dikirim ke rumah sakit.
Walaupun demikian, langkanya ventilator atau alat bantu pernapasan jadi masalah lain."Kami memiliki 1.700 ventilator di rumah sakit milik pemerintah dan 600 lainnya di rumah sakit swasta," kata Afzal.
Ia menjelaskan pemerintah juga menginstruksikan pembelian 200.000 masker N95 dan 100.000 alat pemeriksaan Covid-19 demi meningkatkan kemampuan fasilitas kesehatan agar dapat melayani sampai 900.000 pasien.
(Rachmat Fahzry)