"Ya, kecewa juga sebenarnya. Karena tidak ada sosialisasi sebelumnya. Saya hari ini harusnya operasi dan tiba-tiba dibatalkan karena katanya ada surat edaran penghentian operasi. Padahal kata dokter, saya harusnya segera mendapat tindakan operasi," keluh dia.
Dirinya berharap, pemerintah dan IDI dapat segera mencari solusi konkret bagi para pasien seperti mereka. Tujuannya, agar penanganan kesehatan mereka dapat kembali dilanjutkan.
"Kita harap segera ada kepastian kapan kita akan dioperasi. Dengan kondisi tidak pasti seperti sekarang, kita yang lagi sakit ini kan jadi makin kepikiran. Tentunya ini membuat kita makin tidak sehat. Semoga lah segera ada solusi," katanya mengakhiri.
(Rizka Diputra)