WELLINGTON - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan keadaan darurat nasional ketika negara itu bersiap untuk melakukan pembatasan wilayah atau lockdown untuk memerangi wabah virus corona.
Kasus virus corona atau (Covid-19) di Selandia Baru melonjak menjadi 205 kasus saat pemerintah memberlakukan isolasi diri untuk semua orang. Sementara semua layanan, sekolah, dan kantor yang tidak penting ditutup selama sebulan.
"Mulai tengah malam ini, kita mengisolasi selama empat minggu untuk mencoba dan menghentikan virus, untuk memutus rantai," kata Ardern mengatakan kepada parlemen mengutip Reuters, Rabu (25/2/2020).
"Jangan salah, ini akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik. Kita akan terlambat dan kasus akan meningkat dalam minggu depan atau lebih. Kemudian kita akan mulai tahu seberapa sukses kita," lanjutnya.
Baca juga: Mantan Presiden Finlandia dan Mediator Konflik Aceh, Martti Ahtisaari Positif Terinfeksi COVID-19
Baca juga: Taiwan Tuduh WHO dan China Tutupi Informasi Awal COVID-19