Agar terhindar tertular, kata Basilus, pihak rumah sakit yang akan menjalankan prosedurnya di rumah sakit mulai dimandikan, salat, dikafani, dibawa ke pemakamkan lagi.
“Tidak boleh dibuka. Pemakaman juga akan berlangsung jauh,” ungkapnya.
Selain itu jenazah akan dibungkus dan dimasukkan dalam peti kedap. Sementara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Padang akan memantau proses pemakaman yang dibantu pihak rumah sakit. Para petugas Satgas dan medis juga dilengkapi alat pelindung diri (APD).
“Saat dibawa dari rumah sakit langsung itu langsung ke pemakaman. Tidak ada buka-buka jenazah lagi, karena sudah disalatkan. Kami mengamati dari jauh ngak boleh mendekat. Kalau tidak salah yang meninggal itu perempuan,” tuturnya.
Untuk Kota Padang sendiri 1631 orang masuk dari daerah terjankit, Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 90 orang, positif tiga orang (satu meninggal, tinggal dua orang perawatan).
(Awaludin)