Melihat stok surplus dan harga yang masih stabil Gatut Sumbogodjati Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Kementan mengatakan Kementan akan terus memantau pergerakan harga dan stok pangan diseluruh daerah.
Hal ini dilakukan untuk melindungi petani saat panen raya dikarenakan harga gabah cenderung turun mengingat stok yang banyak.
“Ada gerakan Komando Strategi Penggilingan Padi atau disebut Kostraling yang dicanangkan Bapak Mentan SYL awal tahun ini. Hal ini sebagai langkah memberikan jaminan perlindungan harga bagi petani,” sebutnya.
Pemerintah bekerjasama dengan Lembaga Keuangan baik bank maupun non bank memberikan kesempatan pinjaman modal dengan bunga rendah seperti KUR kepada penggilingan padi terutama penggilingan padi kecil guna membeli gabah petani untuk diproses menjadi beras dan dijual disaat tertentu. Pembelian gabah oleh penggilingan padi tersebut dengan harga sesuai HPP saat harga gabah di bawah HPP. Dengan demikian petani masih menerima harga yang baik.
Pada intinya Pemerintah berkomitmen untuk tetap menjaga produksi pangan bagi 267 juta jiwa. “Apalagi pada kondisi seperti ini, pertanian menjadi tumpuan perekonomian, kita harus bisa memastikan dan meyakinkan ke publik bahwa stok pangan kita cukup, tetap harus hati-hati namun jangan sampai kita tidak produktif,” pungkas Gatut. (cm)
(Fahmi Firdaus )