Presiden Tukrmenistan Gurbanguly Berdymukhamedov sebelumnya mengatakan kepada para pejabat untuk melakukan pengasapan membakar harmala, yakni ramuan lokal.
Ia mengklaim bahwa dampak pengasapan bisa membasmi virus yang tidak terlihat oleh mata telanjang, jelasnya tanpa menyebutkan Covid-19.
Berdymukhamedov, seorang mantan dokter gigi, telah memerintah negara itu sejak 2006.
Radio Azatlyk, sebuah stasiun berbahasa Turkmenistan, mengklaim bahwa agen layanan keamanan berpakaian preman menahan warga yang berbicara mengenai virus corona.
"Agen khusus mendengarkan percakapan di halte, di dalam bus," kata stasiun radio itu.