Lokasi berikutnya yang dijadikan Pemkot rumah karantina yakni Rusunawa Unikama dan Rusun Kementerian PUPR yang dihibahkan ke Pemkot Malang.
“Kita juga punya Rusun bantuan Kementerian PUPR, tapi kuncinya sudah di kita. Nanti bisa kita gunakan, punya kamar kurang lebih ada 60-70 kamar. Kalau diakumulasikan dua bed maka kesiapan rumah transit antara 500-600 orang bisa jadi sampai seribu,” tutur Sutiaji.
Baca Juga : 40 Warga Jawa Timur Sembuh dari Covid-19
Namun, ia berharap rumah singgah karantina bagi pendatang ini tidak akan terisi. Pihaknya menyiapkan hanya untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk bilamana banyak pendatang yang harus menjalani karantina.
“Mudah-mudahan saja tidak terpakai, tapi kita tetap siapkan,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)