BEKASI - Memasuki bulan kedua pasca merebaknya virus corona atau Covid-19, membuat driver online (DO) di wilayah Kota Bekasi terhimpit masalah ekonomi.
Mereka terpaksa diam di rumah setelah virus menular itu menjalar di wilayah Kota Bekasi. Adanya virus yang semula di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu berdampak kepada pemasukannya.
"Untuk saat ini saya gak pernah keluar, karena kalau pun memaksakan keluar pun sepi orderan. Paling dapet empat dan dibubarkan polisi," kata Wisnu Febriyan (32) ketika berbincang dengan Okezone, Selasa (7/4/2020).