SEMARANG – Sebanyak 500 pengemudi ojek online (ojol) yang berusia lanjut di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, mendapat bantuan sembako. Mereka dinilai sebagai kalangan yang rentang tertular corona virus disease atau covid-19.
Bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban mereka yang dalam masa sulit ini masih mencari penumpang di jalanan. Meski menyadari pada usia tersebut berisiko besar terpapar covid-19, mereka tidak memiliki pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Salah seorang pengemudi ojol, Muhammad Suyanto (52), menceritakan pengalaman pahit selama pekan terakhir. Pendapatannya menurun drastis semenjak imbuan pemerintah agar warga tetap berdiam diri di rumah untuk memutus mata rantai persebaran covid-19.
"Sebelum (pandemi) corona, biasanya onbid sampai malam. Situasi saat ini yang sepi saya tetap optimistis karena diniatkan ibadah. Kalaupun saya harus keluar onbid, saya selalu membawa hand sanitizer dan masker yang kebetulan juga diberikan gratis oleh Gojek," jelas Suryanto, Senin 6 April 2020.