WUHAN - Puluhan ribu orang meninggalkan Kota Wuhan, Rabu (8/4/202) setelah kota itu dikarantina selama lebih 2 bulan untuk mengecah penyebaran virus corona.
Pada 23 Januari, pihak berwenang mengkarantina Kota Wuhan setelah virus corona menyebar di kota itu, yang dilaporkan pertama kali pada Desember 2019. Semenjak itu siapa pun tidak boleh masuk atau keluar kota Wuhan di Provinsi Hubei, China Tengah.
Sebagian besar, hampir 82.000 kasus infeksi virus corona dan 3.331 kematian akibat virus corona di China berada di Wuhan.
Diperkirakan 55.000 orang akan meninggalkan Wuhan dengan kereta api. Sebanyak 21.000 orang akan berangkat melalui Hankou, stasiun kereta api tertua di Kota Wuhan, yang sangat dekat dengan Pasar Makanan Laut Huanan, titik awal kasus virus corona.
Laporan Strait Times, meski baru jam 6 pagi waktu setempat, sudah banyak penumpang yang sudah tidak sabar untuk naik kereta pertama keluar dari Wuhan. Mereka akan naik kereta cepat ke Jingzhou, yang berjarak sekitar 200 km.