Pandemi COVID-19 Picu Krisis Lahan Kuburan di Ekuador

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 08 April 2020 12:46 WIB
ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

GUAYAQUIL - Pemerintah Ekuador sedang mempersiapkan pemakaman darurat di tanah yang disumbangkan oleh pemakaman pribadi di Guayaquil, kota terbesar di negara itu, untuk mengatasi kekurangan lahan penguburan sebagai dampak pandemi virus corona (COVID-19). 

Pada Selasa (7/4/2020), Ekuador mencatat 3.995 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dan 220 kematian. Wabah itu telah memicu kekurangan peti mati kayu, mendorong beberapa orang untuk menguburkan kerabat mereka dalam kotak kardus yang disumbangkan oleh kuburan.

Antrean panjang mobil yang membawa peti mati menunggu di luar pemakaman pribadi di seluruh kota pekan ini, ketika keluarga menunggu berjam-jam untuk mendapat kesempatan menguburkan kerabat mereka yang meninggal. Wabah telah melanda rumah sakit dan layanan darurat, dengan beberapa keluarga menyimpan mayat di rumah mereka selama berhari-hari.

Pemerintah Guayaquil pekan lalu mulai menyimpan jasad-jasad korban virus corona dalam peti kemas berpendingin sampai lahan pemakaman disiapkan. Pihak berwenang menargetkan untuk mengubur sekira 100 orang sehari di pemakaman di Guayaquil utara, yang memiliki kapasitas sekitar 2.000 lahan kuburan.

Jorge Wated, yang mengoordinasikan respons pemerintah terhadap penanganan orang mati, mengatakan pemerintah sedang melakukan pemakaman itu sendiri dan akan menerbitkan panduan di internet untuk memastikan kerabat tahu di mana orang yang mereka cintai dikuburkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya