Pun demikian, keluarga yang berasal dari latar belakang pekerja seperti tukang ojek, pedagang kecil dan sebagainya juga perlu didata. Terlebih, usaha mereka saat ini tengah stop karena sejumlah kebijakan atas virus corona.
"Ya seperti ojol (ojek online), macam-macemkan orang sekarang usahanya sudah enggak ada semua sudah disetop pasti ada penurunan kemampuan, kecuali orang yang punya devisa banyak kayak di yang tinggal di Jakapermai, Kemang, Summarecon," cetus dia.
Begitu pula bagi para pedagang, rumah makan meski tetap bisa berjualan secara online, namun itu semua perlu dipikirkan.
"Tapi dengan pedagang-pedagang biasa yang dengan kondisi sekarang ini ada dagang tapi dibatasi, Rumah Makan bisa buka tapi online pasti ada kendala-kendala, itu yang akan didata dan diberikan bantuan," pungkasnya.
(Awaludin)