Namun, polisi memberikan keterangan yang sangat berbeda. Mereka mengatakan bahwa perempuan itu "memberi kesan yang sangat membingungkan" saat ditemui oleh patroli menanggapi panggilannya, sehingga mendorong polisi untuk membawanya ke klinik psikiatri.
"Dia melawan dan menendang seorang petugas beberapa kali," kata seorang juru bicara kepolisian mengatakan kepada media Jerman sebagaimana dilansir Russia Today. Juru Bicara itu menambahkan bahwa Bahner akhirnya dirawat di Rumah Sakit Universitas Heidelberg.
Baik polisi dan kantor kejaksaan umum berulang kali menyatakan bahwa insiden itu tidak ada hubungannya dengan investigasi yang sedang berlangsung terhadap Bahner. Sang pengacara dipulangkan dari fasilitas kesehatan mental setelah beberapa hari.
Bahner sekarang menghadapi penyelidikan atas seruannya untuk aksi protes. Perlawanan kerasnya terhadap aturan lockdown mungkin tidak lagi diperlukan karena Berlin berencana untuk melonggarkan beberapa pembatasan pada awal Mei.
Hingga saat ini, Jerman telah mencatat lebih dari 130.000 kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 3.500 kematian terkait Covid-19 sejak awal wabah virus corona.
(Rahman Asmardika)