TOKYO – Pembuat sake di seluruh Jepang memproduksi cairan yang mengandung alkohol tingkat tinggi sebagai pengganti sanitizer.
Kantor berita Kyodo mengutip Al Jazeera, Kamis (16/4/2020) pembuatan dilakukan karena Jepang kekuarangan disinfektan.
Kazuki Haruta, presiden Kikisui Sake Co di prefektur (provinsi) Kochi, kepada Kyodo mengatakan bahwa dia menerima lebih dari 10.000 pesanan, setelah memproduksi desinfektan dengan alkohol 77 persen.
"Saya terkejut dengan banyak permintaan kami terima dari rumah sakit dan petugas medis," katanya.
Pabrik bir di prefektur Ibaraki, Toyama dan Okinawa juga telah merilis produk serupa.