Bagi perawat yang telah menjalani profesinya selama delapan tahun ini, ayah mertuanya adalah sosok yang ia sayangi. Menjaga ayah mertuanya merupakan kewajiban yang ia yakini sebagai tanggung jawabnya.
“Saya tidak bisa lagi bertemu Beliau. Bahkan keluarga di rumah tidak bisa saya temui lagi,” ucapnya.
Tian merasa ini adalah pilihan hidup yang harus dia jalani, mendedikasikan dirinya untuk menyelamatkan nyawa manusia yang lain, meskipun di rumah ada keluarga yang juga sangat membutuhkannya.
Wabah corona membuat Tian, tidak lagi bisa bersama keluarganya. Bahkan sekadar menjenguk pun menjadi hal mustahil baginya.
(Qur'anul Hidayat)