MUSCAT - Oman melarang pertemuan massal selama bulan suci Ramadan dan memperpanjang protokol lockdown di ibu kota Muscat hingga 8 Mei karena kasus virus corona terus meningkat.
Virus corona di Oman sejauh ini menjangkiti 1.508 orang dan menyebabkan 8 kematian, merujuk data Universitas Johns Hopkins.
Mengutip Al Arabiya, Selasa (21/4/2020) Komite tertinggi Oman mengerluarkan pernyataan bahwa warga dilarang mengadakan pertemuan massal sealama Ramadan, menyusul pengumuman serupa di negara-negara Teluk tetangga.
"Komite menekankan pentingnya menghindari semua pertemuan selama Bulan Suci Ramadan," kata komite itu dalam sebuah pernyataan.
"[Komite] menegaskan bahwa penutupan masjid, bahkan untuk salat Tarawih akan berlanjut, kecuali untuk panggilan untuk salat (azan)," tambahnya pernyataan tersebut.