Oman Larang Pertemuan Massal Selama Ramadan

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Selasa 21 April 2020 16:39 WIB
Masjid Agung Sultan Qaboos, Musqat, Oman. (Foto/Wikimedia Commons)
Share :

Setiap Ramadan, bulan paling suci dalam agama Islam, jamaah Muslim menghabiskan sepuluh hari terakhir dalam sebulan di itikaf atau isolasi di dalam masjid atau di rumah mereka untuk semata-mata mendedikasikan waktu mereka dalam doa dan membaca Quran.

Bulan lalu, Arab Saudi menangguhkan semua salat berjamaah di masjid di seluruh Kerajaan sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona. Selama waktu ini, satu-satunya salat berjamaah yang diizinkan untuk terus berjalan adalah di Dua Masjid Suci di Mekah dan Madinah tersebut.

Awal pekan ini, Dewan Sarjana Senior Arab Saudi mendesak umat Islam di seluruh dunia untuk berdoa di dalam rumah mereka selama Ramadan jika mereka tinggal di negara-negara yang memberlakukan pembatasan virus corona seperti jam malam dan penguncian.

Keputusan untuk menghentikan salat di masjid-masjid terjadi setelah pertemuan antara badan keagamaan tertinggi Arab Saudi, Dewan Ulama Senior, dan Menteri Kesehatan di kerajaan itu.

“Ini dianggap sebagai kewajiban agama yang ditentukan oleh Syariah Islam dan aturan umum dan spesifiknya. Semua orang tahu bahwa pandemi ini membutuhkan tindakan pencegahan termasuk mencegah segala bentuk pertemuan tanpa terkecuali,” kata Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Mohammed al-Issa, saat itu.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya