JAKARTA – Pandemi virus corona atau covid-19 tidak hanya berdampak kepada kesehatan masyarakat, melainkan kehidupan ekonomi pengusaha transportasi umum. Pasalnya setelah adanya larangan mudik, para pemilik perusahaan otobus (PO) tidak bisa menarik penumpang untuk pulang ke kampung halaman.
CEO PO Naikilah Perusahaan Minang (NPM), Angga Vircansa Chairul, meminta pemerintah segera memikirkan nasibnya dan pemilik PO lainnya setelah musim Lebaran 2020. Menurut dia, harus ada solusi yang ditetapkan pihaknya dengan pemerintah untuk bisa mengambil penumpang di tengah berlangsungnya pandemi corona.
"Sesudah Lebaran ini kita mempunyai waktu untuk memikirkan bagaimana caranya SOP kita di wabah covid ini, apakah itu bisa social distancing, harus ada SOP baru yang diatur pemerintah," kata Angga dalam diskusi daring dengan tema 'Menyelamatkan Layanan Transportasi Umum dari Dampak Covid-19', Minggu 26 April 2020.
Menurut dia, wabah corona tidak akan selesai dalam satu atau dua bulan ke depan, sehingga harus ada perhatian khusus dari pemerintah agar pihaknya tetap bisa beroperasi.