Menurut dia, dengan adanya penutupan "jalur tikus" itu diharapkan masyarakat bisa lebih memikirkan matang-matang keputusan untuk pulang kampung.
"Jadi pikir dua kali lah untuk berusaha mudik tahun ini. Ini pemerintah sudah larang mudik, karena masalah kesehatan masyarakat," jelas Istiono.
Namun, ia menyatakan sanksi persuasif pemutarbalikan itu tidak akan berlaku bagi kendaraan yang mengangkut bahan pokok dan medis.
"Kenapa logistik? Karena untuk ekonomi masyarakat. Harus pelihara keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi ini," tutupnya. (han)
(Amril Amarullah (Okezone))