Saya yakin, generasi mereka yang tidak mengalami musibah dunia ini, tentu akan membanggakan generasi kita sebagai orang-orang yang tahan uji.
Karena menghadapi tantangan ini bersama-sama dan bergotong-royong dengan semangat golong gilig mewujudkan kembali Pancasila sebagai jati diri bangsa.
Saat ini, seperti masa-masa gempa tahun 2006 lalu, kita melihat fenomena yang memberi harapan. Saat itu, para ulama, lintas agama bekerjasama membantu para korban tanpa menanyakan: “Apa agamamu?”