PERDANA Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengkritik sebuah waralaba burger lokal yang gagal mencegah antrean padat di luar salah satu kedainya, di saat kuncian (lockdown) untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di negara itu mulai dilonggarkan.
Ardern mengatakan para pejabat telah melakukan kontak dengan Burger Fuel, setelah foto di media sosial menunjukkan puluhan orang berdiri dekat satu sama lain di salah satu outletnya.
Diwartakan BBC, Selandia Baru pada Selasa (27/4/2020) menurunkan tingkat kesiagaan ke level tiga, memungkinkan restoran untuk menyediakan layanan takeaway dan beberapa bisnis yang tidak penting untuk dibuka.
Oh man. I’m worried for us. pic.twitter.com/wvcnopbTMt
— Richard Hills (@richardhills777) April 28, 2020
Banyak yang bergegas keluar untuk membeli kopi dan makanan yang telah mereka rindukan.