JEMBER – Pasien positif Covid-19 atau virus corona di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur kembali bertambah dua orang, sehingga total menjadi 11 orang. Satu pasien di antaranya merupakan pelajar SMP berusia 14 tahun.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember, Gatot Triyono mengungkapkan, pelajar SMP ini berasal Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Dia tinggal serumah dengan salah satu pasien orang dalam pemantauan (ODP) yang meninggal dunia beberapa hari lalu.
“Yang bersangkutan tinggal serumah dengan pasien ODP. Di-rapid test hasilnya reaktif. Hasil swab tesnya keluar dan dinyatakan positif,” ujar Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/4/2020).
Gatot menambahkan, pelajar ini tengah menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Jember, namun dirinya enggan menjelaskan di mana rumah sakit mana pelajar tersebut dirawat. "Yang jelas diisolasi, tidak tahu apakah kondisinya berbaring lemah atau hal lainnya," tandasnya.
Sedangkan satu tambahan pasien positif lainnya diketahui dari klaster pelatihan tenaga haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Pasien asal Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi ini memiliki riwayat kontak erat dengan pasien 02, 03, dan 06 yang juga sama-sama mengikuti pelatihan tenaga haji di Sukolilo Surabaya.
Sementara itu untuk pasien positif Covid-19 lainnya, berasal dari Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Dengan riwayat pernah kontak langsung dengan pasien positif kasus 2, 3, dan 6 yang sama-sama ikut pelatihan haji di Sukolilo, Surabaya.