Segala persoalan yang sedang dia dan keluarganya alami di bulan suci ini adalah jalan untuk tetap tekun berdoa. "Saya melihatnya (musibah setop bekerja) ini secara iman saya. Saya harus terus tekun beribadah. Dan inilah bulannya yang penuh rahmat dan berkah," katanya.
Cerita Ali si sopir taksi bandara yang harus setop karena pandemi covid-19 pun harus usai. Dia harus melakukan transaksi gadai untuk memenuhi segala kebutuhan dan rencana keluarganya di bulan Ramadhan ini.
"Beribadah, berpuasa dan tetap tawakal harus terus dijalani. Namun musibah covid harus berakhir agar kehidupan kembali normal," ucapanya sebelum menuju meja transaksi.
Ya, sama seperti Ali, tentu seluruh warga dan bangsa bahkan dunia ini berharap prahara pandemi covid-19 ini segera berlalu. Seperti kata Ali, doa adalah kekuatan maha-dahsyat untuk berlalunya pandemi ini
(Khafid Mardiyansyah)