Lucio Renno, direktur Institute of Political Science di Universitas Brasilia, mengatakan bahwa Presiden Bolsonaro tidak menunjukkan sedikit kepekaan terhadap tragedi yang dialami keluarga-keluarga yang terkena dampak pandemi Covid-19.
"Gayanya tangan besi, tidak menunjukkan solidaritas atau empati," katanya kepada AFP.
Miriam Leitao, seorang penulis op-ed di harian O Globo, menulis bahwa Bolsonaro telah mundur dari kepresidenan karena pernyataannya, “terus apa”.
"Siapa pun yang menunjukkan penghinaan terhadap bangsanya sendiri tidak bisa lagi menjadi presiden," tulisnya.
(Rachmat Fahzry)