JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengungkapkan jumlah kendaraan yang diputarbalikkan saat kebijakan larang mudik di tengah pandemi Covid-19 di wilayah Jawa Tengah (Jateng) semakin hari semakin menurun.
Hal tersebut disampaikan Istiono saat melakukan peninjauan ke salah satu pos penyekatan larangan mudik di Exit Tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, dan menerima pemaparan dari Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto soal hasil di lapangan selama penerapan kebijakan tersebut.
"Semakin hari semakin turun (kendaraan yang diputarbalikan) sampai saat ini di titik ini ada 565 yang sudah mutar balik," kata Istiono, Sabtu (2/5/2020).
Penurunan angka warga yang nekat mudik itu, kata Istiono, merupakan hasil positif dari para jajarannya melakukan pemeriksaan dan penjagaan di lapangan selama 24 jam, selama kebijakan pelarangan mudik berlaku.
Apalagi, menurut Istiono, pada pintu Exit Tol Pejagan, Brebes ini dilakukan penyekatan guna melakukan proses seleksi setiap kendaraan khususnya pribadi yang melintas.
"Di Tol Pejagan pasti terseleksi dengan bagus di sini karena dikeluarkan dahulu lalu di cek, kalau angkutan barang lanjut lurus. Tapi kendaraan pribadi dikeluarkan dulu di cek point di sini dan dipastikan dia mudik apa tidak, yang ketahuan mudik kami putarbalikan," ujar Istiono.
Meski begitu, ia mengakui, dari hasil evaluasi selama kebijakan ini, ditemukan masih ada warga yang mencoba 'mengakali' petugas agar bisa pulang kampung di saat mewabahnya virus corona.
"Untuk evaluasi Jawa ini tentu banyak fenomena terutama pemudik dari Jakarta menuju Jawa. Banyak fenomena mereka cari akal untuk terobos baik roda dua maupun empat. Nah ini tetap kami putarbalikan untuk mereka yang mau mudik," ujar Istiono.
Di sisi lain, ia memastikan seluruh polisi sabuk putih tetap mengedepankan upaya persuasif saat meminta warga yang hendak mudik untuk putar balik kendaraannya.
“Alhamdulillah, masyarakat juga kooperatif. Artinya, saat diminta putar balik mereka taat dan mengerti. Ini semua untuk memotong mata rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya.
Sekadar diketahui, Polri saat ini tengah menggelar Operasi Ketupat 2020 bersamaan dengan penindakan larangan mudik yang dimulai sejak 24 April 2020.
Sementara itu, untuk total selama sepekan penyekatan di Jawa Tengah, sudah ada 1.759 pemudik yang diputar balik. Semuanya diputar balik melalui jalur tol maupun arteri.
Pemudik yang diputar balik masih didominasi kendaraan roda empat mencapai 1.493. Kemudian, sisanya roda dua mencapai 266.
Baca Juga : Polisi Punya Diskresi Terkait Kebijakan Larangan Mudik saat Pandemi Covid-19
(Erha Aprili Ramadhoni)