Jokowi Minta Daerah yang Terapkan PSBB Harus Punya Target Terukur

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 04 Mei 2020 10:09 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan RI)
Share :

JAKARTA - Seluruh daerah yang telah memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) harus mempunyai target jelas. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 lewat video conference. Target yang dimaksud Presiden seperti jumlah pengujian sampel hingga tes PCR.

"Setiap daerah yang melakukan PSBB harus memiliki target-target yang terukur. Ada targetnya. Misalnya, berapa jumlah pengujian sampel yang telah dilakukan, tes PCR yang telah dilakukan. Apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan, berapa yang telah ditracing setiap hari. Betul-betul ini yang harus dikerjakan," ungkap Jokowi dalam ratas di Istana Bogor yang ditayangkan melalui saluran YouTube Setpres RI, Senin (4/5/2020).

Kemudian dia juga ingin setiap daerah memastikan apakah isolasi mandiri ketat sudah dilakukan, mengingat dirinya masih melihat kasus pasien positif bisa kabur dari rumah sakit, maupun PDP yang tetap beraktivitas normal di luar rumah.

"Kemudian juga apakah warga yang berisiko, yang manula yang memiliki riwayat penyakit, riwayat komorbid sudah diproteksi betul, evaluasi seperti ini perlu dilakukan," tuturnya.

Selain itu lanjut Jokowi, pelaksanaan PSBB hingga saat ini telah diterapkan di 22 kabupaten/kota di 4 provinsi. Dirinya memandang perlu ada evaluasi terhadap PSBB di sejumlah daerah.

"Ini perlu evaluasi, mana yang penerapannya yang terlalu over, terlalu kebablasan dan mana yang masih kendor. Ini penting sehingga bisa melakukan perbaikan-perbaikan di kota/kabupaten dan provinsi yang melakukan PSBB," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya