Sedangkan santri Magetan asal Balikpapan satu satu santri yang dinyatakan positif melalui hasil tes swab. Padahal saat rapid test ada lima santri yang dinyatakan positif.
Dari data yang diperoleh, ada 11 orang Balikpapan yang menjadi santri di Magetan. Secara umum, di Kalimantan Timur terdapat 74 orang yang terdata nyantri di Temboro Magetan. Dinas Provinsi Kaltim telah menyatakan santri Magetan sudah menjadi klaster tersendiri.
“Tim juga melakukan tracing kepada 18 dari pasien yang dinyatakan positif dari klaster magetan ini,” tambah Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty.
Sebelumnya, Andi Sri mengaku keberadaan santri Magetan asal Balikpapan sulit dilacak jumlah pastinya karena sudah menyebar. Dari data yang diperolah diketahui 11 santri dan sudah dilakukan rapid tes. Hasilnya 5 dinyatakan positif.
(Khafid Mardiyansyah)