"Iya jadi menggunaka konsep 3T, test, treat, dan trace. dengan test cepat kita bisa cepat mengobati, dan mendeteksi," ujarnya.
Baca Juga : Khofifah : Didi Kempot Mampu Memenangkan Seluruh Hati Masyarakat Indonesia
Ni Nyoman menambahkan, pihaknya juga membuka pelatihan untuk mahasiswa ataupun relawan yang ingin ikut membantu di laboratoriun RS Sanglah. Hal itu, untuk mengantisipasi kekurangan sumber daya manusia dalam menguji sample test.
"Jadi kita bilang tempat di laboratorium RS Sanglah, sebagai kamp latian. kami buat lab RS Sanglah sebagai tempat pelatihan," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)