JAKARTA - Psikolog Intan Ertila menilai, aksi gurauan atau prank yang dilakukan Ferdian Paleka dengan memberikan sembako berisikan sampah kepada waria didasari karena keinginan youtuber tersebut untuk viral.
Sehingga, bagi Ferdian konten merupakan segala-galanya demi mendapatkan like, komentar, hingga subscriber agar bisa terkenal di media sosial (medsos).
"Jadi fenomena prank sembako isi sampah ini artinya sebuah fenomena yang sudah mulai terjadi di genarasi muda. Mereka memikirkan konten segala-galanya biar banyak like, subscribe, follower, yang artinya ini miris karena bagi mereka bagaimana supaya viral, supaya bisa dikenal," ujar Intan dalam keterangannya, Selasa (5/5/2020).
Menurut Intan, saat ini banyak generasi muda yang telah kehilangan moralitas sehingga mereka lupa dengan norma-norma yang ada di masyarakat. Selain itu, banyak generasi muda yang ingin mendapatkan popularitas dengan cara instan.
Baca Juga: Ikut Prank Bantuan Isi Sampah, Teman Youtuber Ferdian Paleka Serahkan Diri ke Polisi