JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, meyakini ada pihak-pihak yang menyalurkan anak buah kapal (ABK) asal Indonesia untuk bekerja di kapal asing termasuk China. Para ABK tersebut kemudian diduga diperbudak dengan upah yang tidak layak.
"TKI kita kan tidak mungkin tiba-tiba direkrut kapal-kapal itu dan menjadi ABK. Pasti ada agen-agennya," kata Sukamta kepada Okezone, Sabtu (9/5/2020).
Sukamta menilai ada perjanjian yang dibuat para agen terhadap para ABK untuk bekerja di kapal berbendera China. Meskipun pada kenyataannya, kata Sukamta, para ABK yang dipekerjakan di sebuah kapal China itu dibayar dengan upah yang sangat tidak layak.
"Jadi, tugas pemerintah menyelidiki siapa di balik itu semua dan bawa ke pengadilan," tuturnya.