4 Kabupaten di Bengkulu Berstatus Zona Merah Covid-19

Demon Fajri, Jurnalis
Sabtu 09 Mei 2020 10:04 WIB
Foto Ilustrasi Okezone
Share :

Kasus Pasien Dalam Pengawasan, sambung Jaduliwan, sebanyak 31 kasus, 11 dinyatakan sehat, 2 menjadi konfirmasi, 6 proses pengawasan, 12 meninggal dunia, dan tambahan 1 kasu pada hari ini.

''Penambahan kasus hari ini, 2 ODP dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kaur, dan 1 kasus PDP, berinisial SK (74), laki-laki, asal Kota Bengkulu, dengan keluhan sesak nafas, pneoumoni, penyakit pengorbit DM dan jantung,'' sampai Jaduliwan.

Sementara itu, sebanyak 41 tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit rujukan covid-19 di Provinsi Bengkulu, dikarantina di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu.

Mereka dikarantina paska 2 kasus konfirmasi covid-19 dialami tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan covid-19. Tidak hanya itu, 41 tenaga kesehatan tersebut, telah dilakukan pengambilan swab.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan dan SDM, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, tidak lumpuh. Sebab, kata Edriwan, di RSUD M Yunus masih ada tenaga kesehatan lainnya.

Namun, Edriwan mengakui, paska dua kasus positif dan 41 tenaga kesehatan yang dikarantina pelayanan di rumah sakit rujukan RSUD M Yunus, tidak full lagi atau tidak maksimal lagi.

''Aktivitas di rumah sakit tidak lumpuh. Memang tidak full lagi atau tidak maksimal lagi. Tapi, pelayanan tidak terganggu,'' kata Edriwan.

Edriwan juga mengaku, dokter spesialis, dokter IGD, serta tenaga paramedis sempat kontak dengan pasien kasus konfirmasi 13 dan 14 yang merupakan tenaga kesehatan covid-19. Namun, Edriwan tidak mengetahui berapa jumlah dokter spesialis, IGD dan paramedis yang kontak langsung yang saat ini telah dikarantina.

''Kita isolasi 41 tenaga kesehatan agar memutuskan mata rantai covid tersebut. Kita berupaya pelayanan ini tidak akan terganggu. 41 tenaga kesehatan ini kita istirahatkan dulu selama 14 hari,'' sampai Edriwan.

Di RSUD M Yunus Bengkulu, sampai Edriwan, dokter spesialis sebanyak 40 orang yang berhadapan dalam penanganan covid-19, dokter umum 20 orang, dokter gigi 12 orang, dan perawat 523 orang, Bidan 94, ditambah tenaga Kesling, Petugas Farmasi, petugas Analis.

''Total tenaga kesehatan untuk menangani covid-19 sebanyak 578 orang,'' sampai Edriwan.

Edriwan meminta, agar masyarakat Bengkulu mendoakan tenaga kesehatan yang menjalani karantina sehat, sehingga bisa kembali melayani pasien di rumah sakit menggantikan petugas kesehatan yang saat ini sedang bertugas.

''Kalau untuk tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan masih cukup. Kalau dikatakan jumlah ideal, perlu. Kalau untuk saat ini masih bisa ditangani RSUD M Yunus,'' pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya