Yang juga menjadi kekhawatiran di China adalah jumlah pembawa virus asimptomatik yang tidak menunjukkan gejala-gejala klinis infeksi seperti demam atau batuk.
Pembawa virus tanpa gejala sebagian besar terdeteksi melalui pelacakan kontak atau pemeriksaan kesehatan.
Menurut komisi kesehatan Hubei, kasus Wuhan yang baru, yang pertama kali dilaporkan di episentrum wabah China sejak 3 April.
Hingga 9 Mei 2020, total jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di China daratan mencapai 82.901. Sementara jumlah total kematian akibat virus yang dilaporkan komisi kesehatan China mencapai 4.633.
Untuk update terkait perkembangan kasus virus corona global dapat dilihat melalui https://www.worldometers.info/coronavirus/
(Rahman Asmardika)