Saat ini, ungkap Nainggolan, mereka sudah menerima enam keluarga yang mendatangai posko antemorte yang dibuka Polisi di RS Bhayangkara Medan.
“Masih ada satu keluarga jenazah lagi yang belum melapor. Tapi proses identifikasi tetap terus berjalan," tandasnya.
Selain korban tewas, sebanyak 22 orang juga mengalami luka-luka akibat insiden itu. Kini korban luka sudah dirawat di Rumah Sakit Prima Husada Cipta (PHC) Belawan dan Rumah Sakit TNI-AL Belawan.
Seperti diberitakan, kapal tanker MT Jag Leela terbakar pada Senin, 11 Mei 2020 sekitar pukul 08.30 WIB. Kapal sepanjang 250 meter itu terbakar saat ditambatkan untuk perawatan (docking) di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard di Pelabuhan Belawan.
Saat kebakaran, ratusan orang pekerja dikabarkan tengah berada di atas kapal untuk melakukan perbaikan. Sebagian dari mereka berhasil menyelamatkan diri. Bahkan ada pekerja yang harus melompat ke laut untuk menghindari api.
(Awaludin)