Jika siswa yang berada di ibukota provinsi atau bahkan ibu kota kabupaten kota dapat mengakses dengan mudah sinyal internet, lain halnya dengan pelajar di daerah terpencil.
Mereka tidak mau ketinggalan dengan kemudahan sistem belajar online dengan cara mengumpulkan tugas sekolahnya, kendati harus naik ke dataran tinggi hanya untuk mencari sinyal internet.
Bagi siswa yang lokasi rumahnya mudah mengakses sinyal internet pastinya menyenangkan karena fasilitas itu mudah diakses.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan sekelompok pelajar yang tinggal di kawasan terpencil kabupaten toraja yang tetap semangat belajar, tidak mau ketinggalan dengan teknologi kekinian kendati harus naik gunung untuk mencari jaringan internet.
(Khafid Mardiyansyah)