TOKYO - Asosiasi Sumo Jepang (JSA) telah mengumumkan seorang pegulat sumo Jepang berusia 28 tahun meninggal karena terinfeksi virus corona.
Nama pegulat itu Shobushi, yang bernama asli Kiyotaka Suetake. Dia meninggal karena kegagalan organ yang disebabkan oleh virus corona.
Dia adalah pegulat sumo pertama yang dites positif terkena virus pada 10 April, lapor Kyodo News mengutip BBC, Kamis (14/5/2020).
Kondisinya cepat memburuk saat dinyatakan positif dan dia masuk perawatan intensif sembilan hari kemudian.
"Saya hanya bisa membayangkan betapa sulitnya itu, berjuang melawan penyakit selama lebih dari sebulan, tetapi seperti pegulat, dia menanggungnya dengan berani dan melawan penyakit itu sampai akhir," kata Ketua JSA Hakkaku kepada Kyodo News.
"Aku hanya ingin dia beristirahat dengan tenang sekarang."
Oh God.
28yo #sumo #wrestler, Shobushi, died of #corona. Corona gets young and healthy guys like him. RIP.#coronavirus #COVID19 #COVIDー19https://t.co/ovTl79aiNi— Ippei Ichimaru (市丸一平) (@jiujitsujazz) May 13, 2020
Menurut sebuah laporan oleh Yomiuri News, sekitar 1.000 anggota JSA harus menjalani tes antibodi virus, tes pengujian berskala besar pertama yang diadakan di dunia olahraga Jepang.
Bulan lalu, JSA mengumumkan bahwa seorang stablemaster dan lima pegulat sumo lainnya dinyatakan positif mengidap virus itu.
(Rachmat Fahzry)