SERANG – Sebanyak 203 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Banten dinyatakan sembuh sejak rumah sakit tersebut dijadikan rujukan penanganan Covid-19. Namun, ada 74 pasien meninggal dunia saat perawatan.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, total pasien positif dan PDP Covid-19 yang dirawat di RSU Banten sebanyak 355 pasien.
(Baca Juga: Pemerintah Siapkan Bus Antisipasi Lonjakan Penumpang KRL, Pengguna Tak Dipungut Biaya)
Ati merinci, pasien yang masih dirawat sebanyak 78 orang, sembuh 203, dan 74 meninggal dunia. "Dari total pasien itu, ada 74 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUB. Dengan rincian 10 orang masih dirawat, 47 orang sembuh, dan 17 orang meninggal dunia," ujar Ati.
Sisanya sebanyak 281 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit milik Pemprov Banten itu.
Berbagai upaya dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus covid19 di tanah jawara. Salah satunya dengan melakukan rapid test dengan metode drive thru kepada masyarakat di zona merah.
“Total drive thru rapid test selama 8 hari sebanyak 4.477 orang. 4.435 orang dinyatakan nonreaktif dan 42 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Khusus yang reaktif akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab PCR,” ucap Ati.