Awalnya kondisi kesehatan pasien drop, kemudian sempat berobat di Rumah Sakit Fadillah. Beberapa hari kemudian pasien sudah baikan dan minta pulang, namun kemudian kesehatannya kembali menurun dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih.
"Karena permintaan keluarga untuk dirawat di rumah maka pasien pun pulang. Sebelumnya telah dilakukan swab test terhadap pasien, hasilnya baru diketahui setelah pasien meninggal dan dikebumikan oleh pihak keluarga," ungkapnya, Kamis 14 Mei 2020.
Lebih lanjut dr Tedjo menuturkan dengan telah diketahuinya hasil swab tersebut maka pihaknya langsung mengerahkan tim medis untuk melakukan tracking terhadap keluarga dan orang-orang yang kontak langsung dengan almarhum.
"Saat ini tim kita sudah turun untuk tracking. Petugas masih bekerja di lapangan. Untuk hasilnya nanti kita sampaikan," pungkasnya.
(Hantoro)