JAKARTA - Sejumlah foto Pasar Kebayoran Lama yang dipenuhi pedagang dan pembeli jelang H-3 Idul Fitri ditengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) media sosial instagram @jktinfo.
Menanggapi itu, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Indra Ranudikarta membenarkan beredarnya foto-foto keramaian itu. Menurutnya sejauh ini sudah dilakukan tindakan untuk mengurangi hal itu.
"Iya memang (ramai namun) sudah kita tindaklanjuti," kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, (22/5/2020).
Indra mengatakan, pihak kepolisian bersama petugas dari Satpol PP dan lainnya sudah berupaya mengatur agar masyarakat tidak berkerumun, namun hal itu sangat sulit dilakukan.
"Dari malam, sore kita sudah tindaklanjuti terus itu. Cuma memang permasalahannya masih juga banyak yang nakal-nakal (pedagang -red), memang agak susah budaya masyarakat," tuturnya.
Indra mengatakan, di kawasan Pasar Kebayoran Lama ada Pos Pam untuk memantau aktifitas masyarakat namun pihaknya juga terkendala dengan terbatasnya anggota kepolisian. "Pedagang juga jumlahnya jomplang banget sama petugas kan. Anggota juga terbagi di berbagai pos mungkin salah satu kendalanya itu," tuturnya.
"Tetapi bukan berarti kita tidak tindaklanjuti, kalau ada pelanggaran pasti kita tindaklanjuti, tapi kalau ditanya masih ada (pelanggaran) masih adalah, kita kan sifatnya cuma meminimalisir, syukur-syukur enggak ada, cuma kesadaran masyarakat kan susah kadang dilema juga cuma gimana," tandasnya.
Baca Juga : Konser Virtual Covid-19 Bikin Heboh, Bamsoet: Saya yang Patut Disalahkan
Diketahui sebelumnya, dalam foto yang diunggah @jktinfo, terlihat ramainya Pasar Kebayoran Lama dipadati dengan warga, pengendara motor hingga angkot di sepanjang jalan.
"Suasana Pasar Kebayoran Lama, Jaksel pagi ini. Selalu berhati-hati dan waspada ya," tulis akun @jktinformasi.
(Angkasa Yudhistira)