Arab Saudi Buka Kembali Masjid untuk Sholat Jumat Pekan Ini

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 27 Mei 2020 10:55 WIB
Foto: Reuters.
Share :

RIYADH - Masjid-masjid di Arab Saudi akan dibuka kembali untuk salat Jumat pekan ini setelah Kerajaan melonggarkan langkah-langkah penguncian untuk membendung penyebaran Covid-19. Kementerian Urusan Islam Arab Saudi mengatakan masjid akan dibuka untuk umum untuk sholat mingguan mulai 31 Mei hingga 20 Juni, kecuali di Makkah.

Surat edaran yang dikeluarkan Menteri Urusan Islam, Sheikh Abdullatif bin Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al-Asheikh untuk staf masjid mengatakan, jendela dan pintu masjid harus terbuka setiap saat dan salinan Al Quran sementara waktu harus ditarik.

"Para jamaah harus menjaga jarak dua meter dan membiarkan satu baris ruang kosong di antara setiap baris," kata Sheikh Abdullatif dalam surat yang dilansir Arab News, Rabu (27/5/2020).

"Mereka juga harus memakai masker wajah setiap saat, membawa sajadah salat mereka sendiri dan melakukan wudhu di rumah."

Para imam harus memastikan jamaah menghindari kerumunan saat memasuki dan keluar dari masjid dan anak-anak di bawah 15 tahun tidak diizinkan masuk.

Pendingin air dan distribusi makanan dan minuman tidak diizinkan, begitu juga dengan wangi-wangian dan miswak, yang digunakan untuk membersihkan gigi. Masjid juga harus menutup semua toilet dan tempat wudhu.

Instruksi mengikuti pengumuman lain di Kerajaan aspek pelonggaran lockdown, termasuk mengurangi jam malam dan memungkinkan lebih banyak pergerakan orang.

Staf surat edaran untuk masjid juga mengatakan bahwa program pendidikan dan menghafal Al Quran harus dilanjutkan dari jarak jauh secara daring hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Masjid yang lebih kecil dapat dibuka 15 menit sebelum sholat dan harus ditutup 10 menit setelah selesai. Sementara masjid-masjid dengan kerumunan yang lebih besar dapat dibuka 20 menit sebelum salat dan harus ditutup 20 menit setelah selesai, dan khotbah tidak boleh berdurasi lebih dari 15 menit.

Ziarah Haji dan Umrah, yang menarik jutaan pelancong dari seluruh dunia, akan tetap diskors sampai pemberitahuan lebih lanjut, kata kementerian itu.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya