Selanjutnya rumah sakit, puskesmas, tim ambulans 119 dan tim medis di bawah koordinasi Dinkes juga sudah siap. Di Rumah Sakit Siti Aisyah terdapat ruang isolasi yang siap digunakan, lalu ada 12 air flow, serta satu ruang operasi.
"Semua petugas medis kita juga dilengkapi protokol COVID-19 dan APD. Lalu Persiapan kita juga, rumah isolasi kita sudah punya dua yakni eks Barak Kompi dan Diklat. Ke depan kita tidak pakai hotel lagi, tapi kita tidak harapkan ini terisi," jelasnya.
Kemudian untuk dua posko di tengah kota akan tetap dioptimalkan, namun untuk posko perbatasan akan dikurangi, tapi penyemprotan desinfektan tetap berjalan, termasuk petugasnya juga dikurangi. Nanti hanya ada satu petugas dari TNI, Polri, Damkar, dan Pol PP.
"Untuk Pol PP dan Damkar nanti khusus mengatur penyemprotan, termasuk ke depan kita akan menambah lagi sarana prasarana cuci tangan untuk menyambut pola hidup baru ini," ujarnya.
Hanya saja untuk pengaturan acara hajatan pernikahan masih dicari formula yang pas. "Kalau memakai gedung bisa kita atur, tapi yang dirumah-rumah ini akan sulit,” pungkas Prana.
(Abu Sahma Pane)