Sebelum siswa masuk ke kelas alangkah baiknya tenaga UKS aktif untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan murid yang akan mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Mereka harus secara aktif melakukan pengecekan kondisi kesehatan tiap muridnya setiap pagi sebelum masuk sekolah,” tutur Hetifah.
Lebih lanjut Hetifah menyarankan agar kegiatan belajar mengajar kedepannya diharapkan dapat mengkombinasikan antara tatap muka dan virtual, sehingga dapat meminimalisir adanya kontak langsung dengan mengoptimalkan sarana dan prasarana yang tersedia.
“Kemendikbud harus terus menggencarkan program peningkatan kapasitas guru, kepala sekolah, dan orangtua agar hal ini dapat berjalan efektif. Dengan peningkatan penggunaan teknologi dalam pembelajaran, ketersediaan akses internet merupakan hal yang mutlak dipenuhi bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
(Salman Mardira)