TANGERANG - Konsorsium yang terdiri atas sejumlah perusahaan terlibat kerjasama untuk memproduksi 5 juta set Alat Pelindung Diri (APD). Namun malangnya, perusahaan gabungan itu kini malah terancam bangkrut lantaran belum menerima pembayaran atas pemesanan hasil produksi tersebut.
Salah satu pabrik produksinya berada di daerah Daan Mogot, Tangerang. Perusahaan itu tergabung dalam naungan konsorsium PT Energi Kita Indonesia (EKI). Pabrik serupa tersebar pula di wilayah Subang dan Sukabumi, Jawa Barat. Data yang dihimpun, konsorsium ini memiliki sekira 100 ribu buruh.
Para pekerja pabrik yang tergabung dalam konsorsium PT EKI sendiri sejak lebaran kemarin sudah tak menerima pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Bayang-bayang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pun mengancam mereka, lantaran perusahaan mengaku tak lagi memiliki stok dana cadangan.
"Kita belum terima THR lebaran kemarin. Gaji pun kita kemarin dicicil 2 kali. Memang pihak perusahaan sudah beberapa kali rapat musyawarah dengan perwakilan kita, intinya keuangan defisit karena belum ada pembayaran dari hasil produksi perusahaan," kata buruh konsorsium PT EKI, tutur Jakaria (43) kepada Okezone di kawasan Daan Mogot, Tangerang, Minggu (31/5/2020).