SURABAYA - Para anak tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien covid-19 diberikan kuota khusus dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA-SMK Negeri. Dimana sebanyak 3.817 kursi telah disiapkan untuk para anak nakes.
Ini sebagai bentuk apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terhadap tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam merawat pasien covid-19 hingga sembuh.
Seleksi PPDB SMA SMK PK-PLK Negeri tahun ajaran 2020/2021 sendiri akan dimulai pada 8 Juni 2020. Dari total kuota PPDB SMA SMA Negeri Jatim mendatang, para putra putri tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 mendapat kuota sebesar 1 persen.
"Kami siapkan kuota sebesar 1 persen bagi putra putri tenaga kesehatan sampai dengan sopir ambulans, yang telah mendedikasikan diri untuk penanganan pasien covid-19. Mereka adalah garda terdepan kita dalam melawan covid-19," terang Gubernur Khofifah, Minggu (31/5/2020).
Jumlah kuota PPDB tahun ini ada sebanyak 381.752 siswa. Untuk menampung putra-putri tenaga kesehatan Jawa Timur disiapkan 1 persen dari seluruh kuota yang ada.
Maka total kuota yang disediakan untuk para putra putri tenaga kesehatan yang menangani covid-19 ada sebanyak 3.817 siswa. Kuota tersebut tersebar 1.542 SMA Negeri dan juga 2.081 SMK negeri di Jawa Timur.