BOGOR – Hari Ulang Tahun ke 558 Bogor diperingati secara sederhana, Rabu (3/6/2020), karena situasi masih pandemi Covid-19. Hari Jadi Bogor (HJB) kali ini menekankan kepada nilai solidaritas sesama dalam melawan virus corona.
"Hari Jadi Bogor ke-538 diperingati dengan suasana berbeda. Ini merupakan masa-masa yang sangat sulit bagi kita semua. Pandemi ini bukan hanya ujian kesehatan, tetapi juga merupakan ujian keimanan dan kebersamaan bagi kita semua," kata Wali Kota Bogor Bima Arya.
Pada HJB tahun ini, Pemkot Bogor mengusung tema Sahitya Raksa Baraya yang diambil dari bahasa Sansekerta dan Sunda yang memiliki arti solidaritas saling menjaga antar sesama warga. Sementara, logo HJB disimbolkan dengan Rusa atau Uncal bermasker serta tanduk yang membentuk angka 538 yang diapit dua bilah Kujang.
"Insya Allah, keimanan dan kebersamaan kita akan membawa Kota kita berlari lewati laju Pandemi. Sekuat tenaga pemerintah bekerja dengan segala kekurangan dan keterbatasan. Semaksimal mungkin kita semua berkolaborasi untuk berbagi. Semangat itu kemudian dituangkan ke dalam tema besar HJB ke-538, yakni Sahitya Raksa Baraya yang bermakna solidaritas untuk saling menjaga, memelihara, menyayangi, dan melindungi sesama warga," tambahnya.