Klarifikasi Rumah Sakit Soal Viral Pasien PDP di Manado Disogok

Subhan Sabu, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2020 11:22 WIB
Ilustrasi. Foto: Okezone
Share :

Sontak hal tersebut membuat massa beringas dan menerobos sisi dalam rumah sakit menuju kamar mayat. Pintu didobrak, massa pun dengan paksa membawa jasad pakai ambulans yang sudah disiapkan keluarga.

Polisi yang sempat menertibkan, tapi kewalahan karena jumlah massa yang begitu besar.

Jenazah selanjutnya diiringi konvoi, diantar pulang ke rumah duka di bilangan Kelurahan Ketang Baru, kecamatan Singkil. Tak sampai di situ, menjelang Isya, kejadian di rumah sakit mendadak viral di media sosial.

Ungkapan belasungkawa sejak sore makin marak dengan beredar massif video-video pengakuan anak pasien yang mau disogok agar supaya keluarga menerima jenazah dikuburkan protap Covid-19.

Video terkait pendobrakan, pengerusakan pintu kamar mayat rumah sakit juga beredar. Pro kontra pun terjadi di berbagai wall FB dan WAG.

Sementara di rumah duka, keluarga bersepakat jenazah harus dikuburkan malam itu juga mengingat proses sebagian besar fardu kifayah telah dilaksanakan sejak sore.

Kericuhan lain pun terjadi, di lokasi pemakaman yang terletak di kampung sebelah, segelintir masyarakat di situ menolak jenazah dimakamkan di kompleksnya. Iringan pelayat sempat dilempari. Polisi nampak tambah sibuk mengamankan situasi. Sampai proses pemakaman usai.

Sementara Direktur Utama (Dirut) RS Pancaran Kasih dr Frangky Kambey dalam klarifikasinya membantah berita viral tentang adanya upaya menyogok pihak keluarga pasien. Dalam keterangan resminya dia menjelaskan kondisi sebenarnya yang terjadi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya