Dia memandang masyarakat tak bisa memilih apakah mengutamakan kesehatan atau lebih kepada aspek ekonomi. Karenanya memang cepat atau lambat masyarakat harus bisa menghadapi kehidupan normal yang baru alias new normal.
Hanya saja, lanjut dia, persiapan menuju ke arah new normal harus melihat beberapa indikator. Seperti epidemiologi penyakitnya apakah sudah mengalami penurunan secara konsistensi dalam beberapa waktu.
"Test, trace dan thread tetap dilakukan ketika sudah melonggarkan PSBB. Misalnya di stasiun, terminal dan mal atau tempat-tempat yang berpotensi ada keramaian," tuturnya.
(Awaludin)