Langkah Strategis Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis
Jum'at 05 Juni 2020 10:00 WIB
(Foto: Demon Fajri/Okezone)
Share :

BENGKULU - Ketua Tim Ahli Percepatan Penanggulangan Wabah Covid-19 Provinsi Bengkulu, Tonny Cortis Maigoda mengatakan, di Bengkulu perlu adanya langkah strategis dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

Mulai dari pelaksanaan rapid test secara massal, untuk screening dengan cara sweeping pada kelompok berisiko tinggi. Meliputi seluruh tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS), Dinas Kesehatan maupun Puskesmas.

Lalu, aparat keamanan, pejabat publik, ulama, termasuk pedagang pasar yang notabenenya memiliki banyak interaksi.

Tidak hanya itu, musti adanya pembagian jam kerja (shift) bagi tenaga kesehatan yang selama ini 8 jam per hari akan dikurangi menjadi 6 jam, dan dibagi menjadi 4 shift dalam sehari.

Selain itu, Tim Kajian Epidemiologi dan Imunologi Covid-19 Provinsi Bengkulu, akan memberikan sanksi bagi yang tidak menggunakan masker. Tujuannya agar protokol kesehatan benar-benar menjadi perhatian.

''Setelah kami kaji ternyata shift delapan jam sehari itu terlalu lama. Apalagi mereka mengenakan alat pelindung diri. Tentu ini berisiko bagi tenaga medis. Kami mengusulkan pengurangan jam kerja, tapi shiftnya ditambah,'' kata Tonny, dalam keterangan yang diterima Okezone, Jumat (5/6/2020).

Gubernur Rohidin mengatakan, berbagai rekomendasi tersebut sebagai acuan pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya