10 Hari Rapid Test di Surabaya-Sidoarjo, 1.815 Orang Reaktif Corona

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Selasa 09 Juni 2020 00:41 WIB
Rapid test digelar BIN di Surabaya dan Sidoarjo selama 10 hari (Foto : Istimewa)
Share :

JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) telah menggelar rapid test masal secara maraton dalam 10 hari terakhir di Surabaya dan Sidoarjo sejak 29 Mei 2020. Sejak hari pertama kegiatan ini digelar, jumlah total warga Surabaya dan Sidoarjo yang telah mengikuti rapid test menembus angka 12 ribu lebih.

Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid Covid-19 yang digelar BIN di Surabaya mengungkapkan bahwa jumlah rapid test yang merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan ini berdasarkan data sejak 29 Mei Sampai 7 Juni 2020.

Dr Wulan mengatakan sejak tanggal 29 Mei, BIN telah menggelar rapid test masal sebanyak 18 kali di 10 titik di Surabaya dan 1 titik di Sidoarjo. Total 12.629 orang telah mengikuti test cepat Covid-19 ini.

"Dari total jumlah itu yang reaktif 1.815 orang. Sedangkan yang non reaktif 10.814 orang. Artinya dari total yang mengikuti rapid test, sekitar 14,70 persen hasilnya reaktif," kata Dr. Wulan dalam keterangannya, Senin (8/6/2020).

Adapun yang mengikuti rapid test itu berjumlah 12.629. Rinciannya adalah, 10 titik di Surabaya dengan jumlah 12.163 orang dengan hasil 1.761 menunjukan hasil reaktif. Lalu di 1 titik di Sidoarjo tepatnya di Pasar Taman Wonocolo, sebanyak 466 orang mengikuti rapid test ini. Hasilnya 54 menunjukan reaktif.

Dr Wulan menjelaskan angka reaktif di tiap lokasi mengalami tingkat yang berbeda-beda. Sebab, hal itu juga tergantung dari jumlah warga yang mengikuti rapid test.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya