"Kalau untuk pendaftar di tiap-tiap lokasi itu angka beda-beda ya. Angka Reaktif juga beda-beda," ucapnya.
Meski angka reaktif berbeda, Dr Wulan menyebut bahwa jumlah warga yang reaktif hasil dari rapid test ini mengalami trend yang cukup tinggi. Bahkan, di tiap lokasi angkanya stabil setiap harinya.
"Jadi menurut aku kalau dari sejak hari pertama itu angkanya stabil ya, stabilnya itu tinggi. Misal di lokasi A jumlah peserta 700 yang reaktif 100, di lokasi B itu hampir sama begitu meskipun angkanya berbeda," jelasnya.
Mereka yang hasil rapid test menunjukan reaktif langsung dilakukan penanganan swab test atau PCR test untuk memastikan positif atau negatif Covid-19.
Adapun 10 titik yang sudah dilakukan kegiatan rapid test dan swab test di Surabaya sejak tanggal 29 Mei Sampai 7 Juni yaitu Gedung Siola, City9 Gresik PPI, Terminal Manukan, Taman Mundu, Masjid Agung Al-akbar, Kantor Camat Gunung Anyar, Terminal Keputih, Sunan Ampel, Kantor Camat Kenjeran dan depan kantor SCTV. Sementara 1 titik lainnya di Sidoarjo yaitu di pasar Taman Wonocolo.