Penjelasan Khofifah Soal PSBB di Jatim yang Tak Diperpanjang

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Kamis 11 Juni 2020 21:24 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (foto: istimewa)
Share :

Dia pun menepis anggapan tak diberlanjutkannya PSBB di Jatim karena faktor ekonomi semata. Akan tetapi melalui pertimbangan yang mata melalui pakar epidemiologi hingga Kepala Daerah di Jawa Timur.

"Kami juga menyampaikan melalui tim epidemiologi dari FKM Unair hanya ini belum aman. Tapi kemudian masing-masing menyampaikan bahwa masyarakat di bawah ini sudah menyampaikan bahwa sumber income mereka sudah harus mulai kembali," jelas Khofifah.

"Kira-kira itu alasan walikota dan bupati di Surabaya raya ini, akhirnya kami, saya dan Pak Pangdam dan Kapolda meminta selain perlu peraturan Walikota, dan peraturan Bupati kami komitmen bersama semacam integritas ada 5 item tetap harus ada koordinasi dan sinkronisasi dari berbagai intervensi tracing, testing dan treatment," imbuhnya.

Selain itu, Khofifah menekankan masing-masing kepala daerah meyamini bahwa potensi masyarakat untuk mengawal dan memutus mata rantai Covid-19 dapat berjalan.

"Rupanya masing-masing kepala daerah meyakini bahwa akan ada potensi dari masyarakat akan potensi dari kearifan lokal potensi dari masyarakat untuk bisa mengawal bersama-sama memutus rantai penyebaran covid itu," tandasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya